7 Pekerja di Kupang Tersambar Petir, Perusahaan Kontraktor Bertanggung Jawab

Emanuel Kau Suni · Kamis, 03 Desember 2020 - 11:51:00 WIB
7 Pekerja di Kupang Tersambar Petir, Perusahaan Kontraktor Bertanggung Jawab
Keluarga pekerja yang tewas tersambar petir di Kupang.(Foto: iNews/Eman Suni)

KUPANG, iNews.id – Sebanyak tujuh orang pekerja proyek saluran air yang tersambar petir di Desa Bokong, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Selasa (1/12/2020) siang akan menjadi tanggungan perusahaan kontraktor pelaksana proyek. Bentuk tanggung jawab ini ditunjukan dengan upaya pertolongan bantuan peti jenazah, biaya rumah sakit dan pemberian santunan.

PT Wika Adhi Jaya Konstruksi yang menjadi kontraktor pelaksana dalam proyek pembangunan Bendungan Manikin bertanggung jawab atas musibah tujuh pekerja yang tersambar petir. Hal ini disampaikan humas PT Wika Adhi Jaya Konstruksi, Hadi Wiyono.

Dia menjelaskan, para pekerja ini tidak tersambar petir secara langsung. Petir yang menyambar merambat melalui tanah di sekitar lokasi yang mengandung mangan.

Listrik dari petir ini merambat menuju ke tempat para pekerja dan langsung menyeterum mereka. Akibatnya tiga orang tewas sementara empat lainnya harus mendapat perawatan medis.

Dalam peristiwa ini, kontraktor pelaksana bertanggung jawab dengan memberikan peti jenazah, fasilitas pemakaman dan pemberian santunan duka. Sementara untuk empat orang yang masih dalam perawatan medis, perusahaan juga membantu biaya pengobatan dan santunan kecelakaan kerja.

“Kami bertanggung jawab sesuai UU Ketenagakerjaan. Selain itu, BPJS juga sedang kami usahakan,” katanya.

Ketiga korban tewas sudah diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman. Sementara empat orang yang dirawat di Rumah Sakit SK Lerik Kota kupang sudah makin membaik.

Editor : Umaya Khusniah

Bagikan Artikel: